Kali ini harus aku katakan cukup pada permainan yang tak pernah benar-benar ingin kau akhiri. Pada permainan yang berulang kali kau mainkan, padahal kau tahu itu hanya akan menyakitimu—bahkan menyakiti banyak hati.
Sudah selesai.
Apa yang telah kau mulai, kini seharusnya benar-benar kau cukupkan. Kau telah melangkah terlalu jauh. Begitu jauh hingga tanpa sadar langkahmu telah melewati batas.
Langkahmu telah menukar surga dengan letupan bahagia yang tak akan pernah menetap abadi. Hingga akhirnya, hati yang selama ini menatapmu penuh cinta pun perlahan tak lagi benar-benar mengenali keberadaanmu.
Selesaikanlah.
Cukupkan semua yang memang seharusnya dicukupkan.
Sulit? Pasti.
Karena kau telah candu pada jajaran kalimat manis yang memuja. Kau telah candu pada perhatian semu yang hanya berhenti pada garis mengagumi.
Jangan buru-buru menyebut itu cinta. Bisa jadi, kau hanya sedang candu pada rasa dipuja.
Tak ada cinta yang tumbuh dalam sekejap mata.
Pulanglah.
Tutuplah buku cerita permainanmu. Tutuplah cerita yang membuatmu terlena itu—cerita yang perlahan menjauhkanmu dari surga yang sebenarnya sudah begitu dekat.
Dan jangan lagi membuka cerita yang seharusnya tak layak untuk kau baca, apalagi kau hidupi kembali

Tidak ada komentar:
Posting Komentar